Deformasi Cap Sikureung
dalam Karya Ukir Kayu
Khat : Farisi
Ukuran : 140cm x 140 cm
Bahan : kayu surian
Teknik : ukir
Finishing : melamine oil based
Tahun : 2025
Karya ini berbentuk seperti kelopak bunga dan terdapat cermin diantara nama sultan yang menjabat dan sultan yang terdahulu, karna ini berjudul keberaturan, yang mana berarti teratur. Makna dari keberaturan adalah bentuk pinggirannya yang bersusun melingkar layaknya kelopak bunga menjadikan nya simbol keberaturan. Dengan diikuti nama sultan yang melingkar. Bukan hanya sekedar melingkar tetapi naam sultan pada karya tersebut juga teratur dari yang terdahulu sampai yang menjabat.
Khat : Farisi
Ukuran : 140cm x 140 cm
Bahan : kayu surian
Teknik : ukir
Finishing : melamine oil based
Tahun : 2025
Karya yang berjudul “cerminan” memiliki bentuk seperti gonjong merjid yang terdapat cermin disetiap bagian antara nama sultan di tengah dan delapan yang disetiap lingkaran luar. “cerminan” menjadi simbol bagio setiap generasi pemimpin untuk terus mengingat dan melestarikan adat dan budaya yang ditinggalkan oleh para pendahulu.
Khat : Farisi
Ukuran : 30cm x 60 cm x 50 cm
Bahan : kayu surian
Teknik : ukir
Finishing : melamine oil based
Tahun : 2025
“Pase” menjadi judul pada karya ini dikarenakan bentuk karna yang memiliki keseimbangan, dari mulai kaki yang hanya satu dibagian tengah menciptakan keseimbangan pada daun meja. Kemudian kakinya berbentuk diameter yang berbeda dengan menyatu menciptakan keseimbangan dan keharmonisan. Daun meja yang memiliki diameter lebih besar dari pada kaki, namun tetap menjaga keseimbangan menjadikannya alasan diberi nama pase. Selain itu bentuk dari pada kaligrafi yang berjajar melingkar menciptakan bentuk persisi pada karya
Khat : Farisi
Ukuran : 30cm x 60 cm x 50 cm
Bahan : kayu surian
Teknik : ukir
Finishing : melamine oil based
Tahun : 2025
Karya yang berjudul “pasa naggro” memiliki makna yitu passar darah atau wilayah. Istilah ini bukan hanya sekedar tempat jual beli saja. Akan tetapi tempat ini juga menjadi simbol ikatan kehidupan ekonomi, budaya, dan tempat menukar informasi dalam daerah. Seperti layaknya karya ini yang saling terikat satu sama lain antara yang dahulu dan penerusnya dalam mengelola dan menjaga kehidupan dalam daerah.
Khat : Farisi
Ukuran : 120cm x 120cm
Bahan : kayu surian
Teknik : ukir
Finishing : melamine oil based
Tahun : 2025
Karya yang berjudul “Peuehap keu ulee”, karya ini memiliki diameter dan memiliki bentuk terpisah sesuai dengan nama sultan yang ada dalam cap sikeureung. Kemudian baru dirangkai kembali menjadi satu keseluruhan karya utuh. “peuehap keu ulee” memiliki makna doa dan harapan yang baik kepada seorang pemimpin atau tokoh. “peupehap keu ulee” artinya enbun kepala sebagai simbol untuk penyejuk hati dan memilikran bagi seorang pemimpin. Karya ini sebagai simbol bahwa semua pemimpin terdahulu akan terus membantu dan melestarikan cara yang terdahulu memimpin dan meneresukan kepada penerus lainnya.
Nama : Bahruni Jufli
Nim : 09411421
Tahun : 2025