Perspektif emosi personal dalam hubungan sosial sebagai ide penciptaan karya seni lukis
Ukuran : 200 X 140 CM
Media : Cat Akrilik pada Kanvas
Pada karya 200 x 140 cm ini perupa mencoba mengangkat fenomena sosial dengan menghadirkan visual ikan yang tengah memakan ikan dengan tambahan visual pendukung lainnya yang hadir berdasarkan pengalaman visual personal. Dimana manusia dewasa ini sering kali ‘memakan’ setiap manusia lainnya dalam lingkungan sosialnya bagaikan hidangan penutup. Istilah memakan tidak semata berarti negatif dalam kacamata perupa, dalam konteks ini memakan berarti saat ini satu manusia dengan manusia lainnya saling mempengaruhi, kita kerap mengadopsi apapun dari siapapun yang kita jumpai. Hal kecil seperti cara bicara, cara berfikir, sikap dan lain sebagainya. Fenomena makan memakan ini kemudian menjadi multitafsir tergantung perspektif dan dikembalikan kepada penikmat lukisan tersebut.
Ukuran : 150 x 150 cm
Media : Cat Akrilik pada Kanvas
Karya ini berjudul “Ibu Bapak”, berukuran 150 x 150 cm menggunakan media cat akrilik pada kanvas, dibuat pada tahun 2025. Pada karya ini terdapat pasal 10 bait pertama: Dengan bapak jangandurhaka supaya Allah tidak murka. Pada karya ini terdapat warna hangat seperti jingga, merah bata, dan keunguan dan cokelat tua berpadu dengan gradasi krem dan kuning keemasan, membentuk nuansa yang dramatis namun harmonis. Garis-garis kaligrafi berukuran besar mengalir melengkung dari sudut kiri bawah hingga ke kanan atas. Di bagian kiri tengah, terdapat lingkaran gelap sebagai latar dari kalimat “الله” (Allah), 88 menjadi pusat perhatian yang dikelilingi huruf-huruf lain. Latar belakang karya terdiri atas bidang-bidang geometris segiempat, segitiga, dan garis diagonal yang saling bertumpuk, menciptakan kesan kedalaman ruang. Sapuan warna merah marun di bagian kiri bawah dan biru gelap di pojok kanan bawah menyeimbangkan komposisi warna hangat di bagian atas. Huruf-huruf kaligrafi dibuat dengan variasi tebal-tipis garis, memberikan kesan ritmis dan elegan. Beberapa bagian huruf dihiasi detail sulur atau ornamen lengkung tambahan, memperindah keseluruhan tampilan tanpa mengganggu keterbacaan bentuk dasar huruf.
Ukuran : 150 x 150 cm
Media: Cat Akrilik pada Kanvas
Karya kali ini perupa menaruh jangkar “apa skripnya?” pada judul, berusaha memvisualkan kebingungan-kebingungan dalam berkomunikasi antar sosial yang dirasakan. Ketika sesuatu komunikasi berjalan kurang lancar kamu mulai bertanya-tanya apa yang salah? Apa aku tidak menguasai topiknya? Apa aku kurang menyenangkan untuk diajak berdialog? Satu hal yang pasti, manusia diciptakan dengan watak dan energi yang berbeda dan sungguh tidak apa jika tidak memahami setiap manusia. Kamu cukup menghargai perubahan itu benar adanya.
Ukuran : 130 x 170 cm
Media : Cat Akrilik pada Kanvas
Pada karya kali ini perupa berusaha memvisualkan emosi personal yangdirasakan
dalam hubungan sosial dan merespon perasaan-perasaan yang hadir selama masa bersosial dengan manusia-manusia yang berbeda-beda. Dalam karya ini perupa berusaha untuk mengapresiasi perbedaan setiap individu yang dijumpai, perupa menyadari betul manusia terdiri dari watak yang berbeda setiap kepalanya diikuti baik buruk dibelakang punggungnya masing- masing. Namun dengan penuh rasa syukur dalam perspektif perupa untungnnya pada setapak yang dijalaninya bertemu manusia-manusia baik tersebut yang senantiasa membersamai dalam satu lingkup sosial yang sama, perupa sadar betul peran manusia lainnya dalam keberlangsungan setapak yang langkah demi langkahnya dijalani perupa hinga sampai dititik ini.
Ukuran : 140 x 160 cm
Media : Cat Akrilik
Menghadirkan karya dengan judul aku akan menjadi kamu. Karya ini
bercerita tentang perspektif emosi personal dalam hubungan sosial, dimana perupa berusaha memahami dua sisi dampak interaksi sosial pada emosi personal yang dirasakan oleh semua pelaku sosial.
Nama : Nadhiva Fadilla
Nim : 09411421
Tahun : 2025